Selasa, 07 Agustus 2012

Berita Olah Raga hardnews : KUALIFIKASI THOMAS-UBER CUP 2012 Tim Thomas-Uber Masih Digdaya

Adriyanti Firdasari bersama Tim Uber Indonesia, sukses ikuti tim Thomas, sapu bersih laga kualifikasi Thomas-Uber Cup 2012 (Foto: Getty Images)

Rabu, 15 Februari 2012


Adriyanti Firdasari bersama Tim Uber Indonesia, sukses ikuti tim Thomas, sapu bersih laga kualifikasi Thomas-Uber zCup 2012 (Foto: Getty Images)
MAKAU – Sukses besar digarap tim Thomas-Uber Cup Indonesia di hari kedua kualifikasi Piala Thomas dan Uber. Kedua tim mampu menghajar lawan-lawan mereka tanpa kehilangan satu pun dari lima nomor yang dipertandingkan.

Tim Thomas lebih dulu melaju kencang di Grup B, usai menekuk Singapura, 5-0. Diawali nomor tunggal putra, Simon Santoso masih terlalu tangguh bagi lawannya, Derek Wong Zi Liang dan menang lewat dua angka langsung.

Cerita yang serupa pun dialami dua pasangan ganda putra dan dua partai tunggal lainnya. Dengan begitu, tim Thomas merah-putih masih bercokol di puncak klasemen Grup B, dengan dua kemenangan sebelumnya atas tim Makau dan Singapura.

Menguntit di belakang, tim India yang juga menang di dua partai sebelumnya, hanya kalah angka karena hanya menang 3-2 dari Singapura di hari pertama.

Sementara tim Uber pun tak berbeda kisah dengan tim Thomas. Sapu bersih sukses dilakoni Adrianti Firdasari cs, ketika menghadapi Kazakhstan, 5-0. Bahkan tak satupun laga dijalani lewat rubber set. Semua pertandingan digarap lewat straight set.

Kendati sudah dua kali menang, para srikandi Indonesia itu masih berada di bawah tim Thailand, yang juga digdaya di hari kedua. Tim uber Indonesia masih di peringkat kedua Grup Y, karena kalah selisih poin kemasukan yang lebih banyak dari tim Gajah Putih.

Hasil Kualifikasi Tim Thomas Indonesia vs Singapura:
Simon Santoso (21-9 21-12) Zi Liang Derek Wong
Bona Septanto-Mohammad Ahsan (21-14 21-16) Zhao Jiang TerryYeo-Liu Yi
Taufik Hidayat (21-16 21-12) Yong Zhao Ashton Chen
Markis Kido-Hendra Setiawan (21-14 21-14) Yew Loong Jonathan Tang-Jeffrey Wong
Tommy Sugiarto (21-14 21-8) Chao Huang

Hasil Kualifikasi Tim Uber Indonesia vs Kazakhstan:
Adrianti Firdasari (21-11 21-9) Veronika Soronika
Lindaweni Fanetri (21-4 21-10) Karina Suleyeva
Belaetrix Manuputty (21-7 21-4) Ilyana Filipchuk
Greysia Polii-Meiliana Jauhari (21-7 21-12) Veronika Sorokina-Karina Suleyeva
Lilyana Natsir-Shendy Puspita Irawati (21-4 21-5) Elizaveta Yakovleva- Ilyana Filipchuk
(raw

Berita Olah raga Hard News : Petinju Indonesia Tantang Juara Dunia WBA

Nouldy Manakane (kedua dari kanan). Foto:A.Firdaus/Okezone

JAKARTA - Petinju Indonesia di kelas Bantam, Nouldy Manakane akan menantang juara dunia WBA asal Jepang, Koki Kameda. Rencananya Nouldy bakal bertarung di kandang Kameda di Yokohama, Jepang pada 4 April mendatang.

Sebagai penantang, Nouldy mulai dikenal sejak menjuarai PABA (Pan Asian Boxing Association) atau juara Asia Pasifik pada 2011 silam. Petinju berdarah Ambon ini mencatat rekor kemenangan sebanyak 24 kali, 15 diantaranya dengan KO, sekali draw, dan 10 kali menelan kekalahan.

Saat ini Nouldy berada di peringkat 11 dan siap menjadi juara WBA yang baru, jika dia mampu mengalahkan Kameda awal April mendatang.

Sikap optimistis diusung oleh Hani Yahya selaku promotor. Pria berdarah Arab ini yakin petinjunya akan meraih kemenangan di sana, meski hanya bermodalkan sebagai juara kelas bantam WBA.

"Meski Nouldy baru berada di peringkat ke-11, tapi saya yakin Kameda akan salah meremehkan kemampuan anak asuh saya, kemenangan pasti kami raih," ujar Hani saat konferensi pers, di Kemang, Jakarta Rabu (15/2/2012).

Sedangkan bagi Kameda sendiri, dia memiliki catatan rekor 27 kali kemenangan, 17 diantaranya dengan KO, dan hanya sekali mencicipi kekalahan. Petinju Samurai Biru ini memiliki postur lebih tinggi daripada Nouldy yang hanya memiliki tinggi tidak lebih dari 170 cm.

Selain postur, Kameda juga memiliki kelebihan lainnya, yaitu dia merupakan petinju kidal, di mana petinju tipe ini sangat identik dengan pukulan keras dan sulit diantisipasi oleh lawan.

Untuk mengantisipasinya, pelatih Nouldy, Errol berencana melakukan sparing tanding dengan melawan petinju-petinju kidal di tanah air. Kepastian untuk lawan latih tandingnya, Errol baru mendapatkan dua petinju saja.

“Ini merupakan kesempatan emas melawan juara bertahan WBA, kami telah mempersiapkan untuk pertandingan ini sejak bulan Desember lalu. Ada dua latih tanding yang kemungkinan bakal kami lakukan sebelum laga digelar April mendatang,” ujar Errol.

Sementara bagi Nouldy, sikap lawan yang menganggap remeh dirinya justru menjadi motivasi tersendiri buatnya. Bahkan dia bisa memanfaatkan status underdognya untuk bisa menjadi juara dan membawa pulang sabuk ke tanah Indonesia ini.

“Bagi saya itu suatu motivasi dan saya hanya bisa fokus bertanding saja. Saya sudah mempelajari beberapa gerakannya di YouTube. Kameda itu merupakan salah satu tipe petinju yang curang dan selalu mengambil kepala. Dan dia juga unggul untuk jarak jauh,” jelas Nouldy.

Selain teknis, beberapa persiapan non teknis juga dilakukan Nouldy dan pelatih. Diantaranya adalah akan melakukan training camp di daerah pegunungan. Hal ini berguna untuk menyesuaikan cuaca di Jepang.